MAJENE, indigionews | Belasan buruh pengangkut sampah di Kabupaten Majene, memaksa mogok kerja hari ini. Akibatnya, mobil yang muat sampah terpaksa diparkir di halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan ( DLHK ) Kabupaten Majene. Rabu malam 25/3/25
Para pahlawan keluarga ini, berdalih bahwa gaji mereka sudah 4 bulan belum menerima, sehingga mereka sangat butuh dana untuk kebutuhan keluarganya, terutama karena tidak lama menghadapi lebaran Idul Fitri sudah dekat.
“Kami sudah 4 bulan tidak menerima gaji, dan coba lihat saat ini, kami sangat butuh dana untuk kebutuhan keluarga karena mau lebaran mi,” kata salah satu buruh pengangkut sampah Ramli.
Ramli mengaku bahwa soal dana gaji pekerja sampah yang belum dibayarkan selama 4 bulan sudah disampaikan ke pihak dinas DLHK Kabupaten Majene, namun belum ada tindakan lanjut pembayaran.
“Kami sudah melaporkan masalah ini ke dinas DLHK, namun belum ada tindakan yang diambil, kan kami dirugikan” ujarnya.
Mereka mengancam bahwa mulai besok tidak ada pembersihan atau pengangkutan sampah khususnya dalam kota, sehingga warga harus siap menghadapi kemungkinan sampah menumpuk di jalan-jalan.
Pantau media ini beberapa mobil bak terbuka yang full dengan sampah terpaksa diparkir di depan kantor DLHK Kabupaten Majene sebagai sikap protes terhadap Pemda kabupaten Majene.
Pewarta indigonews : Saprudin
No comments yet.