IndigoNews • Mar 01 2026

Polewali, IndigoNews | Kuasa hukum salah satu terduga pelaku kepemilikan amunisi, Ahmad Udin, menilai penetapan kliennya sebagai tersangka tidak mencerminkan rasa keadilan. Pasalnya, dari empat orang yang diperiksa terkait dugaan penyuplaian amunisi, hanya kliennya yang ditetapkan sebagai tersangka.
Ahmad Udin menjelaskan, kliennya berinisial D ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan kepemilikan dan penyuplaian amunisi yang dikaitkan dengan peristiwa pembunuhan beberapa bulan lalu. Namun, ia menduga, terdapat tiga oknum polisi aktif lainnya yang diperiksa dan namanya disebut dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), tetapi belum ditetapkan sebagai tersangka.
“Kalau klien saya digiring dengan Undang-Undang Darurat, maka seharusnya tiga orang terduga lainnya juga diperlakukan sama. Karena dalam BAP, nama mereka disebut,” ujar Ahmad Udin kepada wartawan, saat konferensi pers di salah satu cafe di Mamuju, Minggu (1/3/2026).
Ia menegaskan, pihaknya tidak dalam kapasitas menilai siapa pelaku utama dalam perkara pokok pembunuhan. Fokus pembelaannya hanya pada aspek kepemilikan dan penyuplaian amunisi.
Menurutnya, dari total puluhan butir amunisi yang sempat dirilis oleh penyidik Polres Polewali, pihaknya belum mendapatkan kejelasan detail mengenai hasil uji laboratorium terhadap masing-masing amunisi tersebut.
“Yang ditemukan di TKP itu berwarna silver. Sementara amunisi yang diakui klien saya miliki berwarna kuning keemasan. Secara fisik tidak identik. Ini yang nanti akan kami uji dan buktikan di persidangan,” tegasnya.
Ahmad Udin juga mempertanyakan mengapa hanya satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, padahal ia menduga terdapat tiga orang lain yang sama-sama diperiksa terkait dugaan penyuplaian amunisi, dan seluruhnya merupakan oknum aparat yang masih aktif.
Ia berharap penyidik Polres Polewali dapat bekerja secara profesional dan objektif dalam mengusut perkara tersebut.
“Kami tidak menuduh siapa pun sebagai pemilik amunisi yang digunakan. Kami hanya meminta profesionalitas penyidik. Jangan sampai klien saya menjadi satu-satunya yang dijadikan tersangka, sementara yang lain tidak diproses,” katanya.
Terkait proses hukum yang berjalan, pihaknya menyatakan akan menghormati mekanisme peradilan dan membuktikan seluruh dalil pembelaan dalam sidang perdana nanti. Ia juga berharap majelis hakim dapat mempertimbangkan aspek keadilan dan memberikan keringanan apabila kliennya terbukti bersalah.
“Kami hanya ingin keadilan. Jika memang ada empat orang yang terlibat, maka harus diperlakukan sama di hadapan hukum,” pungkas Ahmad Udin.
Keluarga oknum polisi terduga tersangka penyuplai amunisi dalam kasus penembakan Husein di Polman, berharap agar 3 orang oknum polisi yang disebut dalam BAP Sat Reskrim Polres Polman ikut ditetapkan sebagai tersangka.
“Kami sebagai keluarga tersangka merasa dizalimi oleh penyidik kalau ada yang disebut dalam BAP namun mereka tidak ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Basri, dalam konferensi pers saat mendampingi kuasa hukum tersangka.
Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Budi, yang dihubungi wartawan melalui n sambungan telepon, belum mau memberikan keterangan.
“Nanti hari Senin (2/3/2026), akan diberikan keterangan resmi soal tiga oknum polisi lainnya belum ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya pada wartawan dalam sambungan telepon.
Pewarta IndigoNews: Wahyu Ananda
Polewali Mandar, IndigoNews | Persoalan sengketa tanah di Desa Parappe, Kecamatan Campalagian, Kabup...
Polewali Mandar, IndigoNews | Dugaan aksi penyerobotan tanah dan intimidasi yang melibatkan seorang ...
Polman, IndigoNews | Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mengawal pembangunan Sekolah Rakyat Te...
Mamuju, IndigoNews | Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Mamuju bergerak sigap mendatangi tempat ke...
Polewali Mandar, IndigoNews | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Polewali kembali menjadi sorotan tajam ...
Mamuju, IndigoNews | Tim Unit Reaksi Cepat (URC) bersama Tim Resmob Polresta Mamuju berhasil meringk...
Mamuju, IndigoNews| Pemprov Sulbar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Rencana Alokasi Anggaran APBD Tahun 2026 terkait Anggaran BPJS. Kegiatan i...
Sulbar, IndigoNews | Kepolisian daerah Sulawesi barat terus melakukan upaya-upaya terbaiknya untuk menjaga kondutifitas kamtibmas selama masa Pi...
SULBAR,indigonews | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) menggelar rapat paripurna penjelasan panitia khus...
MAMUJU, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menghadiri musyawarah daerah II Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) di Hotel...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menghadiri secara virtual pelaksanaan Analisis dan...

No comments yet.