BREAKING NEWS
Categories
  • Daerah
  • Hukrim
  • Majene
  • Mamasa
  • Mamuju
  • Mamuju Tengah
  • Nasional
  • Pasangkayu
  • Polewali Mandar
  • Politik
  • Umur Harapan Hidup Sulbar Naik, Pemerataan Layanan Jadi Tantangan

    Jan 21 2026

    Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Panca Daya Ketiga, yakni membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, melalui penguatan pembangunan kesehatan berbasis data.

    Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat yang digelar di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (20/1/2026), dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana.

    Capaian pembangunan kesehatan menunjukkan tren positif, salah satunya Umur Harapan Hidup (UHH) Sulawesi Barat yang meningkat dari 69,91 tahun pada 2020 menjadi 71,44 tahun pada 2025. Peningkatan ini mencerminkan membaiknya derajat kesehatan masyarakat sebagai hasil penguatan layanan kesehatan dasar, promotif, dan preventif. Namun demikian, disparitas antarwilayah masih menjadi tantangan sehingga pemerataan kualitas layanan kesehatan tetap menjadi prioritas.

    Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim menyatakan bahwa pada tahun 2025, kematian ibu tercatat 36 kasus yang tersebar di enam kabupaten, dengan kasus tertinggi di Polewali Mandar dan Majene. Sementara itu, kematian bayi mencapai 326 kasus, didominasi oleh gangguan sistem pernapasan dan kardiovaskular serta kasus berat badan lahir rendah dan prematuritas. Kondisi ini menegaskan perlunya penguatan layanan kesehatan ibu dan anak, kesiapsiagaan kegawatdaruratan, serta sistem rujukan maternal dan neonatal yang lebih responsif.

    Di sisi lain, prevalensi stunting Sulawesi Barat tahun 2025 tercatat 26,80 persen, masih berada di atas target 26 persen. Kabupaten dengan prevalensi tertinggi adalah Majene (30,72 persen), Mamasa (30,30 persen), dan Mamuju (29,31 persen), sementara Mamuju Tengah (19,59 persen) dan Pasangkayu (21,07 persen) telah berada di bawah target.

    “Data menunjukkan bahwa daerah dengan cakupan pengukuran balita yang tinggi cenderung memiliki prevalensi stunting lebih rendah, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas dan pemerataan pengukuran balita,” kata dr. Nursyamsi.

    Cakupan pengukuran balita (D/S) di tingkat provinsi baru mencapai 75,38 persen, masih di bawah target 85 persen, dan belum ada satu pun kabupaten yang mencapai target tersebut. Selain itu, persentase balita gizi kurang usia 6–59 bulan yang mendapatkan makanan tambahan berbahan pangan lokal baru mencapai 20,3 persen.

    Menyikapi hal tersebut, DKPPKB Sulbar menegaskan komitmennya untuk memperkuat intervensi gizi terpadu, meningkatkan cakupan dan kualitas pengukuran balita, serta mengoptimalkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal sebagai langkah strategis percepatan penurunan stunting dan pembangunan SDM Sulawesi Barat yang sehat dan berdaya saing melalui Program PASTI PADU.

    Pewarta IndigoNews : Nasaruddin 

    Komentar disini :
    Share to

    Related News

    DPMPTSP Sulbar Fasilitasi Penyelesaian P...

    by Sep 19 2026

    Mamuju, IndigoNews |Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi...

    Bidang Advokasi dan Hukum JMSI Sulbar, S...

    by Sep 18 2026

    Mamuju, IndigoNews| Bidang Advokasi dan Hukum DPD JMSI Sulbar, Ahmad Udin, S.H. menyatakan kecaman k...

    Peringatan Maulid di Rujab Sulbar, Suhar...

    by Sep 16 2026

    Mamuju, IndigoNews | Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Barat (S...

    Biro PBJ Setda Sulbar Perkuat Pengendali...

    by Sep 13 2026

    Mamuju, IndigoNews | Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawe...

    Bakar Sampah hingga Merembet, 3 Orang di...

    by Sep 09 2026

    Mamuju, IndigoNews |Menindaklanjuti maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di se...

    Potensi Sawit Sulbar Besar, Pemprov Foku...

    by Sep 09 2026

    Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) mendorong peningkatan kap...

    No comments yet.

    Silahkan tulis komentar anda.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    Bupati Mateng Angkat CPNS dan PPPK, Perkuat Lay...


    Mamuju Tengah, IndigoNews | Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat birokrasi yang profesional dan a...

    24 Jul 2025

    Genjot KI, Kemenkum Sulbar Perkuat Monitoring d...


    Mamuju, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, menyampaikan apresiasi atas perencanaan program yang telah disusun ole...

    17 Mar 2026

    Kanwil Kemenkum Sulbar Lakukan Evaluasi Dampak ...


    Mamuju, IndigoNews |  Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan pentingnya evaluasi berkelanjutan terha...

    05 Mei 2026

    Hadapi Tantangan 2026, Divisi Pelayanan Hukum K...


    Mamuju, IndigoNews| Menutup kalender kerja tahun 2025, Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat menyelenggarakan R...

    31 Des 2025

    Sinergi LKPJ 2025: Peran Strategis BPKAD Sulbar...


    Mamuju, IndigoNews | Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, didampingi para pe...

    28 Apr 2026

    Beritasatu

    back to top