IndigoNews • Jan 19 2026

Bayi bernama Annisa yang barusia tiga bulan (3) itu hidup dalam keterbatasan sejak ibunya meninggal dunia beberapa waktu lalu. Ia kini diasuh oleh sang nenek yang harus mengandalkan air sumur berwarna kecokelatan untuk membuatkan susu formula karena kesulitan ekonomi dan terbatasnya akses air bersih., minggu (19/1/2026). (F/humas)
Polewali Mandar, IndigoNews | Kisah memilukan tentang seorang bayi berusia tiga bulan (3) di Desa Baru, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, yang terpaksa meminum susu bercampur air sumur keruh.
Bayi bernama Annisa yang barusia tiga bulan (3) itu hidup dalam keterbatasan sejak ibunya meninggal dunia beberapa waktu lalu. Ia kini diasuh oleh sang nenek yang harus mengandalkan air sumur berwarna kecokelatan untuk membuatkan susu formula karena kesulitan ekonomi dan terbatasnya akses air bersih.
Situasi tersebut mendorong Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga, untuk bergerak cepat. Melalui timnya bersama sejumlah relawan, ia menyalurkan bantuan berupa susu bayi, air mineral, dan kebutuhan pokok lainnya, Minggu (18/1/2026).
“Saya tidak bisa membayangkan bagaimana bayi sekecil ini harus bertahan dengan kondisi seperti itu. Ini bukan hanya soal bantuan, tetapi soal kemanusiaan. Tidak boleh ada warga yang hidup dalam keadaan seperti ini,” ujar Salim S. Mengga.
Di lapangan, sejumlah relawan turut mengambil peran penting dalam mengomunikasikan kondisi Annisa kepada pemerintah. Salah satu relawan mengungkapkan bahwa laporan mengenai kasus tersebut segera ditindaklanjuti setelah mereka menghubungi pihak Wakil Gubernur.
“Kami menerima informasi kondisi bayi ini dari warga, lalu kami langsung berkoordinasi dan menyampaikan ke Pak Wagub. Syukurnya, responsnya sangat cepat. Bantuan bisa segera turun,” ujar salah satu relawan yang terlibat.
Selain pemerintah provinsi, Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar juga datang ke rumah keluarga Annisa untuk melakukan pendataan dan asesmen awal. Langkah ini dilakukan agar bantuan yang diberikan tidak berhenti pada penyaluran pertama.
“Kami ingin memastikan keluarga ini mendapatkan pendampingan dan bantuan berkelanjutan, bukan hanya hari ini,” kata salah satu petugas Dinas Sosial.
Sang nenek tak kuasa menahan haru ketika menceritakan perjuangannya merawat cucu kecil tanpa air bersih dan dengan kondisi ekonomi yang serba terbatas.
“Air bersih jauh. Tidak cukup uang beli galon tiap hari. Saya hanya bisa pakai air sumur. Saya kasihan sekali sama cucu saya, tapi saya tidak punya pilihan,” ujarnya dengan suara bergetar.
Pasangan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, ini menegaskan bahwa persoalan ini tidak boleh berhenti sebagai potret kemiskinan semata. Pemerintah berkomitmen menindaklanjuti kebutuhan akses air bersih bagi warga setempat serta memantau kesehatan Annisa secara berkelanjutan.
“Masalah air bersih ini tidak bisa dibiarkan. Tidak boleh ada lagi anak yang meminum susu dari air keruh,” tutup Wagub Sulbar.
Mamuju, IndigoNews | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat melakukan pe...
Mamuju, IndigoNews | Pelayanan publik di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Mamuju ...
Mamuju, IndigoNews| Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf...
Mamuju, IndigoNews | Persatuan Gerakan Pemuda Mahasiswa (PGPM) Mamuju secara resmi melayangkan serua...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka secara resmi menandatangani Kesepakatan Be...
Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) mendorong pemanfaatan dan...
MAMUJU, indigonews | Kelangkaan pupuk bersubsidi sudah cukup lama dirasakan petani. Petani mengaku sangat kesulitan membeli pupuk di kios yang t...
PASANGKAYU, indigonews | Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Pasangkayu bahas rancangan peraturan daerah (Ranperda) perubahan p...
MAMUJU, IndigoNews| Kasus penganiayaan terhadap guru Pondok Pesantren (Ponpes) At-Tanwir Muhammadiyah Mamuju, Taufiqul Hidayat, yang terjadi beb...
Mamuju, IndigoNews| Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat terus menggencarkan edukasi mengenai pentingnya perlindung...
MAMUJU,indigonews | Kepala Puskesmas ( Kapus ) Ranga – Ranga Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju, bernama Hamzah alias Anca, yang menjadi t...

No comments yet.