IndigoNews • Sep 04 2026

Mamuju, IndigoNews | Gelombang penolakan terhadap rencana penambangan Logam Tanah Jarang (LTJ) di wilayah Desa Botteng semakin memanas.
Puluhan massa yang tergabung dalam Lembaga Pemuda Masyarakat Adat Botteng dan Pemuda Lingkar Tambang Botteng menggelar aksi demonstrasi pada Jumat (4/9/2026).
Aksi ini dihadiri lintas generasi, mulai dari kalangan pemuda, kelompok orang tua, hingga sejumlah tokoh adat setempat.
Mereka bersatu membentang barisan untuk menghentikan dan menolak secara mutlak agenda sosialisasi oleh pihak PT Perminas terkait rencana aktivitas pertambangan di wilayah adat mereka.
Selain menyoroti pihak korporasi, massa aksi juga melayangkan kecaman keras terhadap sikap Pemerintah Desa Botteng.
Pemerintah desa dinilai telah membuat klaim sepihak yang mengatasnamakan seluruh warga, seolah-olah masyarakat telah menyetujui sosialisasi dari PT Perminas serta menerima kehadiran tambang Logam Tanah Jarang di tanah mereka.
Dalam orasi yang membakar semangat massa, Defri, aktivis parlemen jalanan sekaligus putra daerah asli Botteng, menyuarakan penolakan keras terhadap masuknya industri ekstraktif tersebut.
Ia menegaskan bahwa masyarakat adat tidak membutuhkan kehadiran pertambangan untuk bertahan hidup.
“Kami tidak akan menerima dan tinggal diam ketika tanah nenek moyang dan leluhur kami akan dirusak oleh siapa pun. Kami telah hidup nyaman dengan kekayaan alam kami yang melimpah. Sampai hari ini pun kami masih hidup tanpa adanya tambang Logam Tanah Jarang,” tegas Defri.
Ia juga memperingatkan pihak korporasi maupun instansi pemerintah agar tidak mengorbankan ruang hidup warga demi kepentingan segelintir pihak.
“Jangan coba-coba mau merusak tanah leluhur kami demi kepentingan pemerintah dan para korporasi yang mementingkan kantong pribadi. Jika masih ada yang coba-coba merusak tanah leluhur dan tanah kelahiran saya, saya siap mempertaruhkan darah dan nyawa,” pungkasnya.
Pewarta IndigoNews: SRW
Mamuju, IndigoNews | Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC PERMAHI) Mamuj...
Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama DPRD Provinsi Sulawesi Barat menyepa...
Mamuju, IndigoNews | Pihak keluarga dari remaja laki-laki berinisial F memberikan klarifikasi terbuk...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka memimpin rapat koordinasi daerah...
Mamuju, IndigoNews | Sebuah mobil operasional Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Mamuju me...
Mamuju, IndigoNews | Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju menggelar konferensi pers pengungkapan ...
Mamuju, IndigoNews| Kadiv P3H Kanwil Kemenkum Sulbar, John Batara Manikallo, menegaskan bahwa Ranperbup Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah...
Mamuju, IndigoNews | Kanwil Kemenkum Sulbar terus berkomitmen malaksanakan program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Kakan...
Mamuju, IndigoNews | Tim Majelis Pengawas Daerah Notaris Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan pemeriksaan proto...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim menyampaikan bahwa penguatan kapasitas sumber daya ma...
Mamuju, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyampaikan bahwa dirinya akan terus mendorong jajar...

No comments yet.