BREAKING NEWS
Categories
  • Daerah
  • Hukrim
  • Majene
  • Mamasa
  • Mamuju
  • Mamuju Tengah
  • Nasional
  • Pasangkayu
  • Polewali Mandar
  • Politik
  • Gubernur Sulbar Perkuat Posko Karhutlah, Dua Titik Api di Mamasa Masih Terbakar

    Agu 27 2026

    Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka memimpin rapat koordinasi daerah terkait pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah), sekaligus membahas larangan pembukaan lahan dengan cara membakar di tengah tingginya risiko Karhutlah, Kamis, (27/8/2026).

    Suhardi Duka mengungkapkan, terdapat 3.045 titik panas (hotspot) yang terpantau di wilayah Sulbar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 155 titik telah mengalami kebakaran dan seluruhnya berhasil ditangani.

    “Alhamdulillah semuanya teratasi. Tinggal dua yang saat ini masih terbakar, yaitu ada di Mamasa. Tadi saya sudah wanti-wanti supaya hari ini bisa dipadamkan,” kata Suhardi Duka.

    Menurutnya, seluruh posko penanganan Karhutlah telah berjalan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar juga akan memperkuat posko di tingkat provinsi yang nantinya dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda).

    “Sarananya kita siapkan. Selain kebakaran hutan, kebakaran permukiman juga kita jaga,” ujarnya.

    Selain Karhutlah, rapat koordinasi juga membahas dampak kekeringan yang mulai dirasakan sejumlah wilayah di Sulbar, terutama terkait kebutuhan air bersih dan sektor pertanian. Suhardi Duka menyebutkan, pemerintah daerah di Mamuju Tengah dan Polewali Mandar telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi dampak kekeringan. Sementara di Mamuju, distribusi air bersih kepada masyarakat juga mulai dilakukan.

    “Di Mamuju itu sudah mulai membagi air bersih. Dan nanti kita akan dukung penuh juga,” ungkap Suhardi Duka.

    Kekeringan juga berpotensi berdampak terhadap lahan persawahan. Suhardi Duka menyebut, sekira 3.000 hektare lahan persawahan terdampak dan pemerintah berupaya meminimalkan kerugian. Ia menargetkan, setidaknya 1.000 hingga 2.000 hektare lahan dapat diselamatkan melalui dukungan pompa air dan distribusi air menggunakan tangki.

    “Minimal ada 1.000 atau 2.000 hektare yang bisa kita selamatkan, dengan membantu dengan pompa. Kalau tidak dengan pompa, ada tangki, kita bagi ke sawah,” jelasnya.

    Pemprov Sulbar juga menekankan aspek penegakan hukum terhadap praktik pembukaan lahan dengan cara membakar. Namun, pendekatan hukum akan disesuaikan dengan dampak yang ditimbulkan.

    Suhardi Duka menjelaskan, masyarakat yang membakar kebunnya sendiri tetapi tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar akan diberikan pendekatan yang bersifat persuasif atau soft enforcement. Sebaliknya, tindakan hukum akan dilakukan apabila pembakaran lahan menyebabkan kebakaran hutan maupun lahan milik masyarakat lainnya.

    “Kalau masyarakat yang membakar kebunnya sendiri dan tidak berdampak ke orang lain, itu soft. Tapi kalau masyarakat yang membakar kebunnya sendiri, yang mengakibatkan kebakaran hutan, kebakaran kebun orang lain, itu penegakan hukum,” tegas Suhardi Duka.

    Ia mengatakan Kapolda Sulbar dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulbar telah siap berkoordinasi dalam upaya penegakan hukum terkait Karhutlah.

    Untuk memperkuat koordinasi, Suhardi Duka meminta seluruh posko penanganan Karhutlah di tingkat kabupaten dipimpin oleh Sekda, bukan lagi kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

    “Kepala BPBD tetap menjadi bagian dari penanganan, tetapi semua posko dipimpin Sekda. Di provinsi juga posko dipimpin Sekda,” katanya.

    Ia berharap penguatan koordinasi lintas sektor tersebut dapat mempercepat penanganan Karhutlah, mencegah meluasnya kebakaran, serta mengurangi dampak kekeringan terhadap masyarakat dan sektor pertanian di Sulbar.

    “Semoga Karhutlah di Sulbar ini bisa diatasi,” tutur Suhardi Duka.(Adv)

    Komentar disini :
    Share to

    Related News

    Truk Sampah DLHK Mamuju Diduga Modifikas...

    by Agu 27 2026

    Mamuju, IndigoNews | Sebuah mobil operasional Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Mamuju me...

    Guru Agama di Tapalang Barat, Membantah ...

    by Agu 27 2026

    Mamuju, IndigoNews  | Pihak keluarga dari remaja berinisial F memberikan klarifikasi terbuka guna ...

    Seorang Gadis di Mamuju Diduga Dicabuli ...

    by Agu 26 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju menggelar konferensi pers pengungkapan ...

    Dinas Perkebunan Sulbar Terima Sosialisa...

    by Agu 26 2026

    Mamuju, IndigoNews | Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat menerima kegiatan Sosialisasi Aplikasi...

    Warga Desa Salutiwo Soroti Jembatan Rusa...

    by Agu 25 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kondisi jembatan yang telah lama mengalami kerusakan di Desa Salutiwo, Kecamata...

    Pagar Kantor DPRD Sulbar Diberi Kain Put...

    by Agu 23 2026

    Mamuju, IndigoNews | Pagar Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat yang...

    No comments yet.

    Silahkan tulis komentar anda.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    Ketua DPRD Sulbar Serap Aspirasi Masyarakat Hea...


    Mamuju Tengah, INDIGONEWS | Ketua DPRD Sulbar Amalia Fitri, melaksanakan Hearing Dialog Tahap V bersama masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, s...

    23 Sep 2025

    Aktivis Mahasiswa KPI UIN Alauddin Kawal Proses...


    MAMUJU, IndigoNews : Proses seleksi anggota Komisi Informasi (KI) Sulawesi Barat saat ini masih berlangsung. Zunkarnaim, seorang aktivis mahasis...

    26 Nov 2024

    Kesbangpol Sulbar Fokus Jaga Stabilitas dalam P...


    Mamuju, IndigoNews| Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan Rapat Forum Organisasi Perangkat Dae...

    06 Apr 2026

    Video Viral Camat vs Satpol PP di Kabupaten Mam...


    MATENG,indigonews | Sebuah video viral perkelahian yang dilerai banyak orang beredar di group – group Whatsapp. Kejadian ini, terjadi di s...

    06 Des 2024

    BREAKING NEWS : Bocah 10 Tahun Tewas Tersambar ...


    Majene, IndigoNews | Suasana duka menyelimuti Lingkungan Puccawa, Kelurahan Malunda, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. Seorang anak laki-laki...

    04 Mei 2026

    Beritasatu

    back to top