IndigoNews • Jul 06 2026

Mamuju, IndigoNews | Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mamuju bergerak cepat merespons sorotan publik terkait buruknya infrastruktur di sekitar Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati Mamuju.
Saluran drainase di kawasan tersebut dilaporkan rusak parah dan tidak berfungsi, memicu kekhawatiran akan potensi banjir dan kerusakan lingkungan yang lebih luas.
Kondisi drainase yang terletak tepat di depan pagar Rujab Wakil Bupati tersebut saat ini sangat memprihatinkan.
Saluran pembuangan air nyaris rata dengan permukaan tanah akibat tertimbun sedimentasi lumpur dan material padat lainnya, sehingga menutup total jalur pembuangan air.
Padahal, kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu titik rawan genangan. Hujan dengan intensitas rendah saja sudah cukup untuk membuat air meluap dan menggenangi area di depan fasilitas kedinasan orang nomor dua di Kabupaten Mamuju tersebut.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas PU Kabupaten Mamuju, Muh Taslim, memberikan klarifikasi resmi.
Ia menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur di kawasan vital tersebut sudah masuk dalam agenda prioritas pemerintah daerah. Saat ini, proyek pengerjaan drainase di depan Rujab Wakil Bupati sudah berada dalam tahapan perencanaan resmi, dan tim teknis telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan survei kondisi, memetakan tingkat kerusakan, serta menghitung kebutuhan material.
“Pihak Dinas PU menargetkan proses rehabilitasi fisik saluran air tersebut akan direalisasikan penuh pada bulan ini,” ujar Muh Taslim.
Langkah taktis ini diambil guna memastikan persoalan genangan air dapat segera teratasi. Terlebih lagi, bangunan tersebut dikabarkan akan segera ditempati, sehingga dukungan infrastruktur yang aman, layak, dan representatif menjadi hal yang mendesak.
Sebelumnya, kondisi ini sempat memicu kritik dari masyarakat yang mempertanyakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Mamuju dalam memelihara aset daerah strategis.
Drainase dinilai bukan sekadar saluran air, melainkan komponen vital dalam penataan lingkungan. Jika terus dibiarkan, luapan air dikhawatirkan tidak hanya mengganggu akses keluar-masuk Wakil Bupati, tetapi juga merusak struktur jalan di sekitarnya serta memicu masalah kesehatan akibat genangan air yang tersumbat.
Dinas PU Mamuju berharap rehabilitasi yang dilakukan bulan ini dapat menjadi solusi konkret sebelum rujab tersebut resmi dihuni.
Pewarta IndigoNews: Siriwa
Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulnar melalui Dinas Komunikasi, ...
Mamuju, IndigoNews | Bustanul Arifin, warga Desa Tinali, meminta Kantor Pertanahan/ATR-BPN membuka r...
Mamuju, IndigoNews | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju sukses menyelenggarakan Konferensi...
Mamuju, IndigoNews | Sebanyak 25 warga Kelurahan Simboro, Kabupaten Mamuju, terindikasi terlibat dal...
Mamuju, IndigoNews | Proyek pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat...
Mamuju, IndigoNews| Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus memperluas jangkauan p...
Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat terus berkomitmen untuk menghadirkan pembaruan dalam pela...
Mamuju, IndigoNews | Aliansi Cipayung Plus Sulawesi Barat Bergerak mengecam keras dugaan tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian terh...
Mamuju, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan bahwa evaluasi Standar Operasional Prose...
MAMUJU , indigonews | Bangunan SMA Negeri 1 Sampaga di Kecamatan Sampaga Kabupaten Mamuju, yang baru saja rampung terancam disegel oleh penanggu...
Majene, IndigoNews | Komitmen Bupati Majene, Andi Achmad Syukri Tammalele (AST), dalam memberantas korupsi kembali diuji. Kali ini, sorotan taja...

No comments yet.