IndigoNews • Feb 14 2025
Andi Budi, General Manager Hotel D'Maleo Mamuju, (F/Irham).
MAMUJU, IndigoNews | Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat berdampak signifikan pada berbagai sektor, termasuk industri perhotelan. Hotel D’Maleo Mamuju, salah satu hotel di kota Mamuju, merasakan dampak langsung dari kebijakan ini.
General Manager Hotel D’Maleo Mamuju, Budi, mengungkapkan bahwa efisiensi anggaran telah memaksa pihak hotel untuk mengambil langkah-langkah penyesuaian, termasuk kemungkinan merumahkan karyawan.
Budi menjelaskan bahwa dampak efisiensi anggaran pemerintah telah mempengaruhi berbagai aspek operasional hotel, mulai dari pengurangan biaya konsumsi makanan dan efisiensi penggunaan listrik. Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa dampak ini juga berpotensi besar mempengaruhi karyawan.
“Hampir semua bagian terancam dirumahkan,” ujar Budi.
Budi juga menegaskan bahwa merumahkan karyawan adalah pilihan terakhir yang akan diambil jika tidak ada opsi lain yang memungkinkan.
“Saat ini total ada 162 karyawan, kemungkinan tahap pertama akan ada 9 orang yang akan dirumahkan, itupun jika sudah tidak ada pilihan,” tegas Budi.
Budi berharap pemerintah dapat mengevaluasi kembali kebijakan efisiensi anggaran, khususnya yang berdampak pada sektor perhotelan. Ia meminta agar pemerintah memberikan perhatian lebih kepada industri ini.
“Kami meminta agar kebijakan pemerintah dievaluasi kembali sehingga kami di perhotelan ini juga diperhatikan,” kata Budi.
Budi memperkirakan bahwa dampak efisiensi anggaran ini dapat mencapai 80 persen terhadap bisnis perhotelan.
Untuk mengatasi hal ini, Hotel D’Maleo Mamuju berupaya mencari mitra kerja baru dan mengajak kolaborasi pihak-pihak yang sebelumnya tidak termasuk dalam segmen pasar mereka. Meskipun demikian, Budi mengakui bahwa upaya ini tidak akan sepenuhnya menutupi dampak yang ada.
Pewarta IndigoNews : Wahyu Ananda
Mamuju, IndigoNews | Warga Kelurahan Dayangina, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju digegerkan deng...
Sulbar, IndigoNews | Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H/2025, Polda Sulawesi Barat (S...
MAMUJU, IndigoNews | Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Irjen Pol Adang Ginanjar, menyampaikan...
MAMUJU, IndigoNews | Kasus dugaan pengeroyokan yang melibatkan Mantan Penyiar TVRI memasuki babak ba...
MAMUJU,indigonews | Aroma tidak sedap tercium di Universitas Muhammadiyah Mamuju ( Unimaju ), adanya...
MAMUJU,indigonews | Satu lagi objek wisata yang hadir di kota Mamuju, yang dinamai pemiliknya adalah...
MAMUJU,IndigoNews | Salah sorang warga di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengeluh uang pecahan Rp 50 ribu emisi tahun 2005 yang dicetak tahun...
MAMUJU, IndigoNews | Usai melaksanakan Umroh di tanah suci Mekkah, Pj Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin langsung menemui masyarakat Sul...
MAJENE,indigonews | Warga Majene dikejutkan dengan penemuan jasad manusia yang sudah tinggal kerangka dalam rumah pensiunan TNI. Peristiwa ini d...
Sulbar, IndigoNews | Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar), Irjen Pol. Adang Ginanjar, menggelar audiensi strategis bersama Executive General Manager ...
Sulbar, IndigoNews | Menghadiri langsung acara peresmian Rumah Sakit (RS) Tk. III Punggawa Malolo Mamuju milik Korem 142/Tatag, Kapolda Sulbar I...
MAMUJU, IndigoNews | Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), menjadi pusat perhatian masyarakat terkait rencana pertambang...
PASANGKAYU, indigonews | Pasca putusan majelis Hakim Pengadilan Negeri ( PN ) Pasangkayu, yang memvonis 3 tahun denda 200 Juta subsider 2 (dua) ...
MAMUJU, indigonews | Dua pria ditolak warga setelah mengaku – mengaku sebagai petugas rekanan bantuan gempa tahap kedua untuk Kabupaten Ma...
MATENG,indigonews | Di tengah isu kasus uang palsu ( Upal ) yang berhasil diungkap Polda Sulsel disalah satu kampus di Makassar. Kasus ini, 6 or...
IndigoNews.MAMUJU |Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Muhammad Idris melakukan pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat adminis...
No comments yet.