IndigoNews • Feb 24 2026

Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) dibawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sulbar langsung melakukan koordinasi dengan DLHK Kabupaten Mamuju terkait persoalan tumpukan sampah yang belakangan ini menjadi perhatian masyarakat.
Kepala Bidang Persampahan, Limbah B3 dan PPKL DLHK Sulbar, Alexander Bontong mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan Kepala DLHK Kabupaten Mamuju mengenai kondisi tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala DLHK Kabupaten Mamuju terkait adanya tumpukan sampah di sejumlah titik dalam kota,” ujar Alexander Bontong, saat dikonfirmasi, Selasa, (24/2/2026).
Berdasarkan hasil koordinasi, DLHK Mamuju mengakui sempat terjadi penumpukan sampah selama beberapa hari, khususnya pada masa libur mulai Sabtu hingga Selasa. Namun, upaya pembersihan telah dilakukan secara bertahap.
Alexander Bontong menjelaskan, salah satu penyebab terjadinya penumpukan sampah adalah berkurangnya tenaga kebersihan yang tidak terakomodasi dalam skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Sejumlah tenaga yang sebelumnya berstatus kontrak diketahui belum menerima gaji sejak Januari 2026, sehingga memilih untuk tidak bekerja sementara waktu.
“Memang ada kekurangan pekerja yang tidak masuk P3K paruh waktu. Akhirnya mereka yang sebelumnya berstatus tenaga kontrak mogok karena belum menerima gaji sejak Januari 2026,” jelasnya.
Sebagai solusi, tenaga yang tidak terakomodasi dalam PPPK paruh waktu akan dialihkan ke sistem outsourcing melalui pihak ketiga yang nantinya bertanggung jawab dalam pembayaran gaji.
“Informasi dari Kadis LHK Mamuju, akhir Februari 2026 ini gaji mereka sudah akan dibayarkan,” pungkas Alexander Bontong.
Ia juga mengakui masih terdapat tumpukan sampah di beberapa titik, terutama di kawasan perumahan dan lorong-lorong. Namun untuk jalur utama dalam kota, proses pembersihan telah rampung dan kondisi relatif bersih.
DLHK Sulbar menegaskan akan terus melakukan koordinasi dan pembinaan kepada kabupaten/kota jika terjadi persoalan serupa.
“Kalau ada masalah, kami sebagai pembina kabupaten langsung berkoordinasi untuk mengetahui persoalannya apa dan bagaimana solusinya,” tutupnya.
Mamuju, IndigoNews | Aktivitas pengerukan sungai yang kembali marak di Kecamatan Tapalang Barat, Kab...
Majene, IndigoNews | Anggota DPD RI perwakilan Sulawesi Barat, Jupri Mahmud yang juga kader Partai G...
Mamuju, IndigoNews | Kabut asap pekat menyelimuti wilayah Mamuju, Sulawesi Barat, dalam sepekan tera...
Mamuju, IndigoNews | Aktivitas pengerukan material di Sungai Lolonggaung, Dusun Lolonggaung, Desa La...
Mamuju, IndigoNews | Tim Reskrim Polresta Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), berhasil membongkar jarin...
Mamuju, IndigoNews | Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Mamuju melayangkan catatan kr...
MATENG, indigonews | Masyarakat Kecamatan Karossa Kabupaten Mamuju Tengah ( Mateng ) khususnya yang mendiami wilayah pesisir pantai Dusun Kaross...
MAMUJU, indigonews | Seorang ASN di Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) inisial R, dilaporkan ke polisi oleh salah seorang pria...
Mamuju, IndigoNews | Viral di media sosial penemuan Randis ( Kendaraan Dinas) milik pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Menanggapi video tersebu...
Mamuju, IndigoNews | Memenuhi undangan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar), Kabag Tatalaksana dan Pelayanan Publik Biro Organisasi...
MAMUJU,indigonews | Putusan Hakim Pengadilan Tinggi ( PT ) Sulbar, yang membatalkan putusan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Mamuju terhadap terdakw...

No comments yet.