Mamuju, IndigoNews | Plafon bangunan rumah jabatan (Rujab) Wakil Bupati Mamuju di Jalan Pengayoman, Sulawesi Barat, ambruk meski gedung tersebut belum pernah difungsikan.
Peristiwa ambruknya bangunan Rujab tersebut sempat bikin kaget warga setempat.
“Rujab ini ambruk saat hujan deras dia hari lalu, ambruknya plapon tersebut sempat membuat kaget warga sekitar karena bunyinya cukup keras,” ungkap Fadli, seorang warga yang ditemui warga di lokasi Rujab Wabup, Senin (15/9/2025).
Fadli, menambahkan, ambruknya plapon Rujab Wabup Mamuju ini sudah yang kedua kalinya. Yang pertama terjadi pada beberapa bulan lalu dan kali ini kembali ambruk.
“Kejadian ambruknya Rujab ini bukan yang pertama kalinya, kejadian ini sudah yang kedua kalinya,” jelasnya.
Pantauan di lapangan memperlihatkan kerusakan terjadi pada bagian plafon depan bangunan. Ironisnya, proyek senilai Rp1,5 miliar ini baru rampung sekitar setahun lalu namun hingga kini belum ditempati oleh Wakil Bupati Mamuju.
Rujab yang dibangun dengan skema dua tahap—tahap pertama sekitar Rp900 juta dan tahap kedua Rp600 juta lebih—menggunakan anggaran APBD Mamuju tahun 2023. Saat ini kondisi bangunan terkesan terbengkalai dengan halaman yang mulai ditumbuhi rumput.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas PUPR Mamuju, Alexander, mengaku baru mengetahui kabar kerusakan tersebut setelah dikonfirmasi wartawan.
“Saya baru tahu kalau plafonnya ambruk. Nanti saya akan panggil kontraktornya untuk memastikan kondisi bangunan itu,” ujarnya melalui sambungan WhatsApp, Senin (15/9/2025).
Diketahui, insiden kerusakan plafon ini bukan yang pertama kali terjadi pada bangunan rujab tersebut.
Pewarta IndigoNews: Wahyu Ananda
No comments yet.