Mamuju, IndigoNews | Bupati Mamuju menemui massa aksi demonstrasi di Kantor Bupati Mamuju, Selasa, (06/01/2025). Pertemuan tersebut dilakukan melalui perwakilan demonstran sebanyak 20 orang.
Dalam keterangannya, Bupati Mamuju menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Mamuju akan menindaklanjuti tuntutan massa aksi terkait pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu bagi tenaga kesehatan (nakes) dan guru.
Bupati menjelaskan, pihaknya akan mengutus Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju bersama BKPP Kabupaten Mamuju untuk segera ke Jakarta, guna mempertanyakan progres usulan nama-nama PPPK paruh waktu ke KemenPANRB serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Pemerintah Kabupaten Mamuju sudah mengusulkan nama-nama PPPK paruh waktu sebanyak 1.001 orang sejak 19 September 2025 lalu. Namun sampai sekarang belum ada informasi lanjutan dari KemenPANRB,” ujar Bupati Mamuju.
Meski demikian, Bupati menegaskan dirinya tidak bisa menjanjikan hasil pasti, namun memastikan akan mengirim Sekda ke Jakarta untuk mempertanyakan langsung perkembangan usulan tersebut.
Di sela wawancara, Bupati Mamuju juga meminta seluruh tenaga kontrak agar kembali masuk bekerja seperti biasa. Ia menegaskan, pemutusan kontrak hanya akan dilakukan terhadap tenaga kontrak yang tidak disiplin atau malas masuk bekerja.
“Kalau ada yang diputus kontraknya, itu karena tidak masuk bekerja. Kita minta semua kembali bekerja,” tegasnya.
Pewarta IndigoNews : Nasaruddin Bani
No comments yet.