IndigoNews • Feb 19 2026

Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka berbicara soal syarat sebuah bangsa bisa berdiri kuat. Ia menyebut, ada empat hal yang harus beres lebih dulu di dalamnya.
Hal itu ia sampaikan saat mengisi kultum selepas salat Dzuhur berjamaah di Musholla Panca Daya, Lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar, Kamis, (19/2/2026).
Di hadapan para pimpinan OPD dan pegawai, Suhardi Duka menyampaikan pandangannya yang ia rangkum dari kebiasaan belajar dari bacaan karya para ilmuwan Islam. Salah satu yang ia sebut adalah Imam Al-Ghazali.
Menurutnya, ada empat pilar yang jadi penopang utama sebuah bangsa. Bukan sebuah teori semata, tapi itu adalah fondasi yang menentukan arah.
“Prasyarat bangsa itu atau negara itu baik minimal ada empat yang baik di dalamnya,” ucapnya.
Ia memulai dari pemimpin. Kata Suhardi Duka, nasib bangsa banyak ditentukan oleh siapa yang berdiri di pucuk kepemimpinan.
Pemimpin, lanjutnya, harus mencintai rakyatnya. Kasih sayang dan kepentingan publik tidak boleh lepas dari setiap keputusan.
“Kasih sayangnya pemimpin terhadap rakyat. Jadi memang di dalam satu berbangsa bernegara pemimpin menjadi sentra. Karena di sana sumber perubahan. Kalau pemimpinnya baik, Insya Allah baik bangsa itu,” tuturnya.
Ia lalu mengingatkan teladan Nabi Muhammad SAW. Di tengah kondisi masyarakat yang penuh keterbelakangan, Rasulullah mampu membangun tatanan sosial yang tertib dan damai.
Pilar kedua adalah kehadiran para ulama. Bagi Suhardi, kebijakan perlu ditopang oleh ilmu dan nasihat para ulama.
“Jadi selalu saya katakan antara umara dengan ulama itu harus dekat,” katanya.
Ia memberi contoh bagaimana Iran sebagai negara yang menempatkan ulama dalam struktur kepemimpinan dan menjadi salah satu negara yang kuat.
Masuk ke pilar ketiga, adalah pengusaha. Ia menyebut kelompok yang memiliki kemampuan ekonomi ikut menentukan keseimbangan sosial.
Jika pengusaha yang kuat secara ekonomi tidak peduli, ketimpangan bisa melebar dan memicu kecemburuan hingga kejahatan.
“Yang ketiga adalah dermawannya para pengusaha, kalau ditengah kaum komunitas masyarakat katakanlah Sulawesi Barat ini, orang-orang kayanya kikir semua, daerah itu tidak mendapatkan hidayah dari Allah SWT akan terjadi ketimpangan, karena ketimpangan menciptakan ketidakadilan dan kecemburuan, dengki dan lain sebagainya di situ Sumber sumber kejahatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengusaha juga punya tanggung jawab sosial. Kedekatan dengan pemimpin diperlukan agar sama-sama memberi kontribusi untuk daerah, tanpa ada kesepakatan yang merugikan masyarakat.
“Kalau para pengusaha zakatnya dia penuhi semua, kemudian dia bersedekah. Maka bangsa itu akan mendapatkan rahmat dari Allah SWT,” ucapnya.
Terakhir, ia menyebut soal hakim. Bagi Suhardi, keadilan adalah tiang berdirinya bangsa.
“Yang keempat adalah untuk tegaknya dan damainya dan berdirinya satu bangsa dan negara atau daerah. Pilar atau tiang keempat adalah adilnya para hakim,” ucapnya.
Ia mengingatkan, hukum tidak boleh diperjualbelikan. Jika itu terjadi, bangsa sedang tidak baik-baik saja.
“Kalau tidak ada penegakan hukum. Hukum bisa diperjual itu tanda bangsa itu masih rusak,” pungkasnya.
Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulnar melalui Dinas Komunikasi, ...
Mamuju, IndigoNews | Bustanul Arifin, warga Desa Tinali, meminta Kantor Pertanahan/ATR-BPN membuka r...
Mamuju, IndigoNews | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju sukses menyelenggarakan Konferensi...
Mamuju, IndigoNews | Sebanyak 25 warga Kelurahan Simboro, Kabupaten Mamuju, terindikasi terlibat dal...
Mamuju, IndigoNews | Proyek pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat...
Mamuju, IndigoNews| Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus memperluas jangkauan p...
MAMUJU, IndigoNews | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju kembali menantang Kapolda Sulawesi Barat untuk mendalami kasus peredaran uang ...
PASANGKAYU, indigonews | Seorang bocah berjenis perempuan umur 4 tahun yang diketahui bernama Fatiah, dinyatakan tewas tenggelam siang tadi, har...
Mamuju, IndigoNews | Personel Polsek Tommo Polresta Mamuju berhasil mengamankan seorang pria paruh baya berinisial DL (40) yang diduga melakukan...
MAMUJU,indigonews | Dugaan kasus Korupsi perjalanan dinas DPRD Kabupaten Mamuju, yang ditangani Kejari Mamuju, belum juga memberikan hasil pemer...
Majene, IndigoNews |Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadhan menjadi momentum pen...

No comments yet.